Review Shockbreaker Nakasone di Mio 110

Bulan lalu, saat ada rejeki, saya memutuskan untuk mengutamakan keselamatan adik saya dalam berkendara dengan motornya. Motor mio karbu 2010 miliknya yang dari awal beli hingga bulan lalu belum pernah sampai ganti shock, dan karena intensitas penggunaan motor harian yg padat dalam dan luar kota, akhirnya shockbreaker bawaan mio pun tewas, shocknya tidak memberi daya balik saat menghajar goncangan, seal rusak, dsb.

Well, demi adik, ada rejeki saya putuskan mencari shock baru untuk motornya. Dan karena budget terbatas, saya memang tidak dapat memberikan yang terbaik, tentu bukan saya mengutamakan harga murah daripada keselamatan, tapi buat saya jika saya bisa mendapatkan produk pengganti yg masih baru dan memang setidaknya saya bisa percaya dng kemampuan produk pengganti tersebut maka saya akan ambil produk itu dulu…setidaknya sampai ada rejeki dapat produk pengganti yang lebih baik.

Akhirnya… saya menemukan shock utk mio yg bisa dikatakan minim budget. Dengan mengeluarkan kocek sebesar Rp.108.000 saya mendapatkan shockbreaker pengganti dari merek Nakasone. Deskripsinya sih tertulis shock ini bisa untuk semua mio, tingginya 30cm, dan tentu barang masih baru.

Sebelumnya saya sama sekali belum pernah mendengar brand Nakasone ini, tentu masih serba tidak percaya dengan kualitasnya (wajar lah). Namun setelah melihat foto produk yg dijual, deskripsinya, saya memutuskan membeli shockbreaker nakasone itu. Lumayan ada diskon 20rb, ongkirnya sendiri 24rb alias kena 1kg saja via jne.

made in china

Walau dari namanya terdengar japanese gtu, tapi jangan sampai tertipu ya, nakasone ini made in china, yang diimport oleh perusahaan lokal di indonesia. Memang sih beberapa tahun belakangan ini perusahaan di china makin “cerdas”, mereka bikin produk tapi di daftarkan menggunakan nama merk yang terkesan made in japan. Ya mau gmana lagi, brand produk made in china belum mampu menandingin brand made in japan. Jadi jika anda akan membeli produk komponen motor yang mereknya terdengar japan tapi faktanya dilabel produk tertulis made in china, ini ibarat uji nyali, untung-untungan saja. Buat saya asal ada label perusahaan lokal sebagai pengimport-nya pada produk komponen yang saya incar, maka bisa saya anggap akan ada pihak yg siap bertggjwb dng jaminan kualitasnya yg digunakan konsumen di indonesia.

beli shock motor terjamin gratis ongkir disini, diskon 5%, free return bila tdk puas!

Sekilas tidak ada yang begitu wow dari packing-an produk shock nakasone untuk mio ini, unit shock dikemas dalam bungkus kertas, tidak ada panduan apapun atau jaminan garansi apapun. Namun di bungkus luarnya berani ditulis HIGH QUALITY & SUPERIOR QUALITY. Walau ini produk made in china, tapi perusahaan yang mengimportnya PT.KUSUMA JAYA Perkasa sudah membuat produk ini dalam packing bahasa indonesia. Jadi saya tidak menemukan satupun huruf dlm bahasa mandarin.

Spek singkat shock ini:

  1. Peruntukan: Yamaha Mio (semua mio 110cc).
  2. Panjang: 30cm.
  3. Warna: Hanya tersedia hitam.
  4. Ciri Khas: Pada bagian lingkar besi shock bagian atas ada tulisan nakasone.

Tanggal 29 juli 2017 akhirnya shock ini pun menggantikan shock asli mio 2010 di bengkel yamaha. Syukur tidak ada hambatan untuk pemasangannya, sptnya memang langsung match dng dudukan shock di mio 2010.

shock nakasone terpasang di mio 2010

Selesai terpasang saya langsung naikin tuh mio, kesan pertama sih dalam kondisi motor statis/belum nyala, cuma dparkiran bengkel yamaha, saya goyangin pantat naik turun di jok bantingan shocknya sih empuk, melirik ke samping, shocknya gak begitu turun sih, normal.

Lalu dari bengkel saya bawa ke rumah adik saya, jarak perkiraan ada +/- 15km, melewati aspal halus, aspal kasar, berlubang, kesan bantingannya lebih empuk drpada shock asli mio.

Info tambahan, mio 2010 adik saya kondisi ban belakang tube type, sudah 2x tambal ban dalam, dan sudah halus tengahnya. Jadi tidak langsung ngejudge bantingan asli shock nakasone. Mungkin besok kalau ban tubeless mio untuk adik saya sudah terpasang baru update artikel ini lagi.

ban mio udah alus euy

Jadi untuk kondisi ban tube type yang tengahnya udah mulai gundul, dinaikin 1 orang beban 100kg lebih dan dinaikin 2 org dewasa dng 2 balita (ini memang diluar standard sih) shock nakasone tidak langsung hancur bahahaha… bisa dikatakan PP 90km shock nakasone masih berbentuk utuh, bantingannya masih soft juga.

Shock ini memang saya beli untuk sementara saja, apalagi mio adik saya memang sehari hari digunakan utk beban berat 2 dewasa dan 2 balita jadi sambil ngumpulin duit untuk beli shock kayaba untuk mio, sementara mio pakai shock nakasone ini toh juga paling banter mio digunakan sehari-hari untuk adik saya kerja di kota sebelah yg gak begitu jauh dan jalanan masih terbilang mulus.

kondisi shock asli mio 2010

Jadi penilaian saya sementara untuk shock nakasone ini:

beli shock motor terjamin gratis ongkir disini, diskon 5%, free return bila tdk puas!
  1. Bantingannya lebih lembut drpd shock asli mio 2010 (hanya dipakai saya seorang berat 100kg+).
  2. Bantingan balik pernya kayaknya tidak secepat per asli sock mio sih.
  3. Tidak cocok untuk mio yang biasa dipakai beban berlebih, masih lebih kuat shock asli mio.
  4. Harga memang murah, kualitas untuk kondisi pemakaian ringan sih masih ok aja.
  5. Kata adik saya yg sudah pakai beberapa hari, kayaknya itu shock mulai gak nyaman. Ya saya gak terlalu salahin shock nakasone sih, memang itu mio biasa dipakai untuk beban berat, ban pun udah mulai gundul. Jadi akan diupdate lagi di episode mio pakai ban baru.

So, untuk anda yang sulit mencari shock asli mio 110 ataupun memang low budget, ya mungkin bila pemakaian mio anda tidak untuk beban berat dan bisa menerima kelembutan bantingan shock yang lebih lembut daripada shock asli mio, silahkan aja pertimbangkan shock nakasone ini.

Buat saya, harga tidak akan boong, tapi kalau kepepet ya mo gmana lagi ya tho?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s