Pengalaman Pesan Suku Cadang Asli Motor Honda – Hati Hati Dijebak!

Hari ini 2:20 PM 12/26/2016 saya baru saja sampai di rumah setelah dari dealer dan bengkel resmi Astra Honda Wonosobo. Ini adalah kedatangan kedua saya di hari ini, dimana beberapa jam sebelumnya saya datang untuk bertanya dulu tentang ketersediaan suku cadang untuk honda revo fit injeksi 2014 yang saya butuhkan. Pihak customer service menjawab suku cadang (SKCD) yang saya butuhkan tidak tersedia dan harus memesan dulu.

Saya sebelumnya di tahun lalu sudah pernah ke astra honda ini, bertanya tentang SKCD untuk spacy 2011 dan dijelaskan proses menunggu suku cadang yang saya butuhkan saat itu untuk spacy saya perlu waktu 1 – 2 bulan dan itupun belum tentu suku cadangnya ada walau sudah dipesankan dan saat itu saya tidak jadi order karena buat saya itu sungguh keterlaluan SKCD vital yaitu batok headlamp kok butuh waktu selama itu.

Kembali ke artikel ini, adapun kedatangan saya adalah untuk memesan 3 unit SKCD dan setelah diperiksa dari foto-foto kondisi revo injeksi 2014 yang saya tunjukkan ke perwakilan customer servicenya, pihak cs ini mengambil buku petunjuk dan mencari dan menemukan kode SKCD yang saya butuhkan adalah sbb:

  • Kebutuhan: 1pcs / Kode SKCD: 33708K03N30ZC / Nama SKCD: Cover Tail (BLK).
  • Kebutuhan: 1pcs / Kode SKCD: 4051AKWWA80 / Nama SKCD: Case, Drive Chain Assy.
  • Kebutuhan: 1pcs / Kode SKCD: 6431AK03N30ZA / Nama SKCD: Cover M/P Set.

Kemudian 3pcs SKCD itu dihitung biayanya dan saya diminta bayar DP sebesar Rp.70.000, sisanya setelah SKCD datang dan saya dihubungi untuk mengambilnya, seingat saya tadi si cs ini sempat menyebutkan kisaran angka total 150rb-an.

Yang membuat saya sebagai konsumen terjebak adalah ketika saya selesai membayar DP di kasir dan kembali ke meja cs, ada kejadian pihak cs perempuan itu berkata sbb:

CS: “Pak, ini suku cadangnya sudah dipesankan, nanti jika suku cadangnya datang dan harganya ada perubahan naik, bapak akan diminta bayar dengan harga terbaru di hari suku cadang telah datang.”

Saya: “Loh, kok gtu mbak? Bukannya tadi di awal gak dijelaskan soal bayar dengan harga terbaru? Tadi kan dijelaskan bahwa anda menjelaskan barang yang saya pesan adalah harga hari ini jika dipesan hari ini. Tapi kenapa bisa jadi dikenakan harga terbaru jika harga naik saat barang datang!?”

CS: “Iya pak, biasanya setiap beberapa waktu sekali harga suku cadang mengalami kenaikan/perubahan. Kalau nanti harganya naik, akan dikenakan harga terbarunya pak saat barang datang.”

Saya: “Mbak, saya ini juga bisnis, gak gtu juga kali caranya mbak. Itu sama saja tadi ngasih saya harga palsu, gak benar dan tidak fix. Dimana mana orang pesan hari ini diberi DP itu artinya sudah sah pengesahan dua pihak bahwa harga yang diberikan adalah harga hari dimana transaksi disahkan oleh dp. Kok malah nanti pakai harga terbaru bila ada kenaikan!?”

Lalu saya bilang, wah klo begini saya harus lapor astra saja, kebetulan saya ada teman di finance astra. Lalu seorang pegawai pria berdiri di samping mbak cs ini bertanya “Siapa nama temannya di astra pak?”. Saya jawab saya sebut nama teman saya “xxxx, kenal mas?”. Si pegawai pria ini menjawab “Oh, xxxx.. Ya kenal pak.” Dan saya langsung keluar dari ruangan itu dengan menahan emosi kekesalan amat sangat.

Sekarang kita coba pakai nalar deh: Bagaimana mungkin sebuah transaksi sudah sah, harga sudah disepakati di awal, di-sahkan oleh DP yang mengikat harga kedua belah pihak untuk jual beli, tapi harga nanti bisa jadi berubah jika harga barang ada kenaikan. Ini kan sama saja harga yang di-sahkan hari ini tidak benar-benar memiliki kekuatan perjanjian, dimana mungkin baru 1-2bulan lagi harga barang sebenarnya-lah yang mengikat perjanjian.

Anda bisa lihat bukti ‘penjebakkan’ di gambar di bawah ini dimana saat kita membayar DP, tidak diberitahukan secara tercetak di bukti kuitansi ataupun di bukti kertas permohonan transfer suku cadang informasi berupa:

  • Total Biaya Pesanan Suku Cadang.
  • Harga satuan suku cadang yang dipesan.

bukti1

bukti2

Yang tercetak hanyalah jumlah suku cadang, nama suku cadang, kode suku cadang dan jumlah DP di kuitansi.

Pada saat saya bertanya soal suku cadang yang bisa dipesan, tidak dijelaskan juga kepada saya sebagai konsumen bahwa bisa jadi ada perbedaan harga dan akan dikenakan harga terbaru (jika harga naik) saat suku cadang diterima. Dan tidak dijelaskan juga bagaimana kondisi jika harga suku cadang itu ternyata turun harga saat barang yang dipesan telah datang. Pihak cs astra honda hanya menjelaskan kondisi perubahan kenaikan harga dan ditagihkan ke pemesan saat barang dipesan datang di saat saya sudah membayar DP. Ini kan sudah amat sangat jelas menjebak.

Ada perbedaan tidak jujur, tidak lengkap, ataupun menjebak. Saya sudah dijelaskan tidak sepenuhnya jujur, tidak sepenuhnya lengkap plus dijebak pula setelah saya selesai bayar DP, yang artinya mau tidak mau si konsumen terikat oleh perjanjian pemesanan.

Saya yakin sekali, di indonesia tidak hanya saya saja yang mendapati kejadian penjebakan spt ini oleh produsen kendaraan bermotor melalui layanan sales service spare part mrk. Sudah pemesanan lama, belum tentu barang suku cadang dipesan ada juga walo sudah mengorder dan memberi dp, plus ada kondisi syarat ketentuan dibelakang untuk membayar dengan harga naik terbaru (jika ada) dan tidak dijelaskan kondisi bagaimana jika harga suku cadang dipesan sudah turun harga saat barang datang. Intinya mau bagaimanapun yang dirugikan adalah pihak pemesan suku cadang dalam hal ini adalah konsumen.

Jika anda mengalami hal ini, anda tidak perlu khawatir. Karena ada kondisi yang bisa memihak kita sebagai konsumen, yaitu surat / bukti pemesanan dan pembayaran dimana di kertas yang kita terima tersebut (lihat gambar diatas) tidak dijelaskan perihal syarat ketentuan bahwa konsumen wajib membayar dengan harga terbaru (jika harga naik) saat suku cadang yang dipesan sudah datang, karena secara tertulis memang tidak dicetak pada kertas bukti pembayaran dan pemesanan.

Jika tetap dipaksa untuk membayar, maka secara langsung pihak dealer / bengkel tersebut telah menyalahi aturan perlindungan konsumen dan bisa kita tuntut ke pengadilan secara perdata dan kita punya bukti kuat dari bukti kertas pemesanan dan pembayaran yang kita miliki tersebut.

Saya masih ingat jumlah harga suku cadang yang ditulis langsung oleh si CS ini di sebuah kertas kecil yaitu:

  • Rp.13.000 untuk tutup rantai (4051AKWWA80)
  • Rp.89.000 untuk cover m/p set
  • Rp.56.000 untuk cover tail (blk)

 

Nah, ditotal menjadi Rp.158.000. Jika barang yang saya pesan datang dan ternyata harganya naik, dan saya dikenakan harga terbaru jelas itu sudah menjebak donk!

Kebayang gak anda mampir ke sebuah tempat wisata, anda tau biaya parkirnya 1rb, tapi selesai berwisata anda kembali ke tempat parkir diberi karcis langsung kena ketok 5rb? Atau misal anda makan di sebuah tempat wisata, anda tahunya pesan di daftar menu, tidak ada daftar harga, tau tau selesai makan anda diketok diminta bayar diluar harga wajar? Misal anda mengunjungi sebuah toko elektronik mau beli tv, ternyata yang ada di display stoknya kosong tapi anda sudah tau harga pastinya dari si sales counter dan untuk mengikat pemesanan si sales minta anda beri DP utk barang yang akan datang 2 minggu lg, ketika barang sudah ada anda cukup bayar sisa dari kekurangan jumlah harga barang, nah misal anda diminta bayar dengan kenaikan harga baru padahal unit tv yang anda pesan adalah harga fix 2 minggu lalu apa anda gak akan sewot kesal spt saya!? Paham kan?

Pengalaman tidak mengenakkan konsumen di indonesia seperti ini sudah sering terjadi bahkan sampai jadi viral!

Kita lihat bagaimana orderan saya ini akan berlanjut…

Sebagai Konsumen Paham Hak Itu Wajib!

Saat anda selesai membaca artikel ini, saya sedang akan mengirimkan respon protes ke cs astra via email.

Btw, sebelum anda bernasib sama spt saya, mungkin ada baiknya anda coba cari suku cadang motor lengkap disini udah lengkap, harga dapat diskon gratis ongkir pula masbro!

Iklan

8 thoughts on “Pengalaman Pesan Suku Cadang Asli Motor Honda – Hati Hati Dijebak!

    1. Hai masbro..

      Iya tuh ahass jaman skrg terlalu anggap enteng konsumennya. Tp saya sdh lapor k astra n pihak astra segera hubungi saya dan keesokan harinya perwakilan ahass dkota saya tsb pagi” nelpon n datang krmh saya minta maaf.

      Tp saya blm cabut utk pelaporan ke YLKI jd astra honda pusat masih ketar ketir 😄

      Suka

        1. Berani aja bro, aye kagak rugi apapun di dunia ini. Lah mati aje dah pernah ngapaen pake takut jalani hidup ini masbro.

          Banyak yg mo dposting dblog, mana dapat box motor baru pula euy tp jari msh dpake buat kerja 😑

          Pending postingan baru. Lah musim duren po yo? Opo salak? Bahahaha 😄

          Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s