Bikin SIM Baru? Tes Ujian SIM Aja Dulu!

Blog saya sepertinya kebanjiran pengunjung yang mencari informasi tentang denda tilang, kebetulan saya menulis sebuah artikel tentang pengalaman kena tilang yang dapat anda baca disini.

Nah mungkin artikel satu ini akan ada hubungannya dengan alasan kena tilang, yaitu SIM mati / expired. Nah, apa sih yang dimaksud sim mati itu? SIM mati atau expired adalah kondisi dimana surat ijin mengemudi milik kita sudah tidak lagi berlaku untuk digunakan, dan kita sebagai pemilik sim harus segera melakukan perpanjangan dan atau pembuatan sim baru lagi.

Bedanya dimana antara perpanjangan sim dan pembuatan sim baru ketika sim kita sudah mati? Dari peraturan terakhir tentang sim sih doloe kalau kita mendapati sim sudah mati kurang tidak lebih dari 3 bulan sejak tanggal sim mati, maka kita boleh sekedar memperpanjang ‘usia’ sim tersebut, dan kita akan dikenakan biaya perpanjangan sim tersebut. Namun aturannya kini sudah berubah, bilamana kita terlambat satu hari saja tidak memperpanjang sim yang akan segera mati, maka kondisi sim tersebut di H+1 dari tanggal kadaluwarsanya akan dinyatakan sebagai sim mati, sehingga kita akan dikenakan biaya pembuatan sim baru tersebut lagi, tidak bisa lagi menggunakan kondisi perpanjangan sim.

Perbedaan perpanjangan sim dan pembuatan sim baru umumnya dibedakan dari:

1. Biaya, dan
2. Ujian Kepemilikan SIM.

Biaya perpanjangan sim C misalkan, hanya dikenakan Rp.75.000 saja, sedangkan untuk pembuatan sim C baru akan dikenakan biaya Rp.100.000. Kedua biaya ini diluar biaya laen laen di lapangan, contohnya: biaya periksa kesehatan, biaya periksa sidik jari, dsb. Terakhir sih nemenin adik saya urus perpanjangan sim c-nya habis 175rb (tanpa calo). Sedangkan urus sim baru bisa jadi kena lebih dari itu.

sim

Sebenarnya pembuatan sim baik perpanjangan atau sim baru itu murah, mahalnya adalah karena ada biaya laen-laen di lapangan. Namun sebagai calon pemilik sim, kita bisa menolak biaya laen-laen tersebut, yang dapat kita tolak adalah:

1. Biaya Asuransi Bhayangkara: ini tidak wajib kok, anda boleh menolaknya, biasanya anda akan dimintai ini langsung ketika setelah selesai periksa kesehatan di klinik kesehatan polres/polsek setempat

Yang Rancu adalah… soal Sidik Jari: Anda pasti tahu sendiri pemeriksaan sidik jari juga bagian dari pembuatan sim baru/perpanjangan, nah jika anda masih menyimpan kartu sidik jari lama anda (dari pembuatan sim sebelumnya) anda cukup tunjukkan kartu sidik jari itu ke petugas sidik jari, dan anda tidak perlu sidik jari lagi. Ini pernah saya tanyakan langsung ke petugas sidik jari saat menemani adik saya perpanjangan sim c, saya tanyakan “Pak, ini kartu sidik jari saya, kalau saya perpanjang sim, apa perlu periksa sidik jari lagi apa perlu bayar lagi?”, petugas polisi tersebut menjawab “Oh itu disimpan saja, dipakai selamanya, tidak perlu periksa lagi.” Nah masalahnya adalah petugas itu tidak sekaligus menyebutkan bahwa ketika seseorang yang sudah pernah memiliki sim, dan punya kartu sidik jari, apakah masih dikenakan biaya periksa ulang walau tidak perlu diperiksa ulang? Ini jadi rancu. Karena selamanya sidik jari seseorang akan sama dari di kandungan sampe mati, kecuali anda nekat ubah sidik jari dmana gtu ya πŸ˜€

Ok dilanjut, lalu jika anda termasuk orang yang akan membuat sim baru, pastilah agak deg-deg’an ya mulai mikir…duh ntar ikut ujian sim, ujian tertulis dan ujian praktek. Seperti apa sih ujiannya?

ayo neng, kamuu pasti bisaaaa

Untuk ujian praktek biasanya akan dilangsungkan di halaman kantor kepolisian, di tempat saya statusnya POlRES, dan kebetulan halamannya gak begitu luas, ya sekitar 8 x 15m sih. Namun jika anda berada di wilayah kepolisian yang halamannya luas, maka anda harus lebih bersiap diri karena ujian prakteknya lebih makan pola. Kalau di polres kota saya, ujian prakteknya sederhana, hanya naik motor, dan mengelilingi pola berbentuk angka 8 saja. Namun di kota laen ada ujian praktek yang lebih rumit polanya karena halaman ujian prakteknya lebih luas, tapi umumnya selalu ada pola angka 8 itu kok. Jika anda sudah lihai pake motor gak akan jadi masalah sih melewati pola 8 sempit gtu. Semua ujian SIM C pake motor bebek yang udah disediain dari kepolisian, gak tau ya apa mereka sediain motor ujian semisal pake Yamaha R250, Kawak 250, CBR 250, atau Suzuki Hayabuza gtu ya πŸ˜€ Tenang aja masbro…ujiannya gak akan diminta untuk wheelie kok πŸ˜€ tapi klo anda mau coba ya silahkan, anggap aja itu bonus agar polisi penguji ujian praktek melek terkaget kaget lihat kemampuan atraksi anda…sehabis itu dinyatakan gagal ya gk masalah…bisa ikut ujian minggu berikutnya πŸ˜€ bahahaha

lebih ringan ujian sim c daripada ujian menghadap camer

Ujian praktek adalah ujian kedua, ujian pertama dimulai dari ujian teori/tertulis. Umumnya pertanyaan yang diajukan di ujian tertulis adalah seputar pengetahuan berlalu-lintas, mulai dari rambu-rambu, rasional tindakan di lapangan semisal mendahulukan kendaraan yang mana ketika di pertigaan/per-empatan, kondisi ketika menyalip, kondisi ketika hendak berbelok, dsb. Ujiannya tidak sesulit ujian anda ketika menghadap calon mertua kok πŸ˜€

Jadi anda cukup datang saat bikin sim baru dengan membawa alat tulis permanen alias pulpen/balpoin dan bukan pensil 2B! Pulpen-nya warna hitam, jangan yang warna pelangi! πŸ˜€ Bawa alat tulis sendiri agar saat isi formulir perpanjangan/sim baru gak perlu pinjam ke orang.

Setelah anda dinyatakan lulus menghadapi ujian tertulis, maka anda akan diarahkan menuju halaman kantor polisi untuk dijemur di depan tiang bendera selama 3 jam…bahaha…gak la…dilanjutkan dengan persiapan ujian praktek. Ingat, saat ujian praktek dilarang pakai handphone, dilarang update status sosmed, dilarang selfie, dilarang ngerayu instruktur penguji πŸ˜€

Jika anda tidak sanggup mengikuti ujian praktek sampai selesai, anda cukup melambaikan tangan anda ke kamera dan mengatakan Stop, saya Gak Kuat! Maka tim dari dunia lain akan segera menghampiri anda dan membawakan nasi padang πŸ˜€

Setelah anda berhasil melewati dua ujian sim baru, maka anda melanjutkan ke kantor sim untuk selfie, alias difoto. Anda cukup menunggu giliran difoto untuk dicetak di sim. Ketika foto tidak perlu pamer gigi, tidak perlu pake gaya kekinian, apalagi selfie bawa foto mantan πŸ˜€

Setelah difoto, tunggu diluar, anda akan dipanggil lagi dan sim baru pun akan diserahterimakan kepada anda. Dengan demikian saya nyatakan sim baru tersebut sah menjadi pasangan anda selama 5 tahun ke depan. Semoga menjadi keluarga yang rukun awet sentosa jaya merdeka πŸ˜€

Nah jika anda mau tahu seperti apa sih ujian tertulisnya. Anda bisa coba ikuti simulasi ujian sim di website resminya, yang bisa anda kunjungi disini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s