Masih Layakkah Membeli Motor Expired? Kawazaki ZX130 vs Honda CS1 vs Yamaha Jupiter MX

Memiliki kendaraan bermesin roda dua alias motor bagi sebagian besar penduduk indonesia merupakan bagian dari hal wajib, baik untuk mereka yang mampu secara ekonomi maupun dalam taraf hidup yang pemula (pas-pas’an). Hal ini tidak bisa dipungkiri, indonesia terdiri dari banyak kepulauan dan kondisi geografis daratan yang tidak sama satu dan lainnya.

Motor sudah menjadi bagian penting dari rakyat indonesia, bahkan ibarat sudah wajib punya sebelum memiliki properti. Bisa dikatakan di indonesia ini, memiliki motor jauh lebih diutamakan daripada punya rumah 😀

Yang akan saya bahas kali ini bukan soal pilih mana: motor atau properti? Namun yang saya akan bahas lebih ke persoalan membeli motor yang sudah expired…pertimbangannya apa saja?

Melanjutkan artikel sebelumnya, saya menjelaskan sedang mencari motor 2nd, dan sampai saat ini saya sudah menemukan beberapa motor 2nd yang saya minati. Beberapa motor 2nd yang saya minati: Kawazaki ZX130, Jupiter MX dan Honda CS1. Hehehe…memang agak gmana gtu ya…kok lagi pingin aja balik ke masa tempo dulu.

Alasan saya memilih 3 motor tersebut: Pingin aja, Performanya juga ok, bentuk ok, dan harga masih masih dikantong lah ya. Nah, tapi ada tapinya nih… dari ketiga motor tersebut, dua motor yang disebutkan sudah termasuk motor yang harus lebih diwaspadai.

Motor yang mana saja dan mengapa harus diwaspadai:

  • Kawazaki ZX130
  • Honda CS1

Untuk saya pribadi ketiga motor ini punya kelebihan dan kekurangan yang mungkin beberapa faktor tersebut subyektif pada setiap orang.

zx130

Kawazaki ZX130:
Penampilannya merupakan motor bebek paling futuristis selama produsen motor jepang ada di indonesia. Dan dari ketiga motor secara penampilan, motor ini-lah yang paling mencuri hati saya dari segi penampilan. Dan hingga kini-pun masih belum ada motor bebek lain baik mocin ataupun mojep (bahaha) yang bisa menandingi penampilan futuristik zx130 ini. Penampilannya jelas dibuat dengan kemampuan membelah angin dengan sangat baik, agresif look dan terkesan nyaman (liat aja ukuran jok-nya masbro!).

cs1

Honda CS1:
Penampilannya ibarat setengah hati antara mau mengadopsi motor sport laki namun masih kental nuansa motor bebek. Kalau dilihat sih sepertinya nyaman khas honda, namun batok headlamp-nya yang berukuran besar dan terdapat rongga dengan panel spedometer membuatnya terkesan aneh untuk saya.

jupi-mx

Yamaha Jupiter MX:
Saya pernah memiliki motor ini, keluaran tahun 2005/2006 berkelir biru silver kalau tidak salah ingat. Walau tidak lama memiliki dan motor 2nd di tahun itu, namun secara penampilan motor ini sudah lebih jelas bentuknya, full sporty bebek, tidak seperti motor honda cs1 yang entah bagaimana menempatkan dirinya. Jupiter mx buat saya ibarat motor ayam
jago dengan fairing dan kesannya sport banget khususnya bagian depannya yang meruncing khas yamaha.

Lalu kembali ke mengapa harus mewaspadai kawazaki zx130 dan honda cs1? Yang akan menjadi pertimbangan saya bukan soal performa mesinnya! Namun lebih ke hal lain yang lebih patut dipikirkan sebelum membeli motor tersebut. Saya menyebut motor expired maksudnya adalah Motor Sudah Tidak Diproduksi oleh pabrikan lagi.

Dan kedua motor tersebut memang sudah tidak diedarkan lagi sejak beberapa tahun lalu, paling lama adalah kawazaki zx130 sebelum tahun 2010 sudah tidak ada lagi (CMIIW) dan honda cs1 sudah diketok mati pada tahun 2013. Sedangkan Jupiter MX 135 saat ini statusnya akan berkurang produksi dan pelan-pelan digantikan penuh dengan kehadiran jupiter mx king.

Saya sudah minat banget untuk segera meminang satu diantara 3 motor pilihan saya tersebut. Namun ini bukan persoalan sekedar punya motor lagi, tapi lebih ke persoalan berapa lama motor tersebut dapat digunakan dengan komponen sparepart yang mendukung? Nah ini loh yang jadi pertimbangan saya.

Di OLX, saya menemukan ketiga motor ini dari seluruh indonesia, dari yang
kondisinya udah dibantai sampai kondisi mulus ori. List pilihan paling awal adalah zx130, lalu honda cs1 dan jupiter mx. Saya meletakkan pilihan jupi mx karena saya tau komponen sparepart masih banyak tersedia dan ini tidak bisa dijadikan alasan pasti untuk nego harga kurang ke motor ini.

Pertanyaannya sih:
1. Masih layakkah membeli motor expired?

Untuk saya pribadi kata expired sudah final berarti tidak diproduksi lagi. Namun walaupun tidak diproduksi lagi, ada hal yang menjadi pertimbangan motor expired masih layak dibeli (ulang) yaitu ketersediaan sparepart asli dari produsen motornya.

Setelah saya cek dari beberapa forum, ternyata saya harus merelakan pilihan kawazaki zx130 ke dalam angan-angan. Alasannya untuk tidak membeli motor expired ini adalah:

1. Suku cadang asli sangat sulit di dapatkan. Bahkan tadi sore pun saya mampir ke bengkel kawasaki langganan saya dan tanya beberapa sparepart zx130 dan pihak bengkel angkat tangan. Saya cari di internet, memang ada sih info bengkel/dealer kawasaki jawa barat menyediakan sparepart zx130 namun tidak lengkap, ini bukan soal harga sparepart tapi jumlah kelengkapannya! Mampir ke kaskus (walo saya bukan kaskuser) pun bisa dibilang solusi aneh-aneh masalah zx130 adalah dengan ‘kreativitas’ pemilik zx130 dan bengkel umum saja. Bisa dikatakan sparepart zx130 sudah mati suri.

Saya pernah memiliki beberapa produk kawazaki, dari motor bebek hingga ninja di awal era mereka merilisnya. Kawazaki menurut saya memiliki build quality product yang sangat bagus dan mereka tipe yang tidak mengekor pesaingnya. Urusan rangka motor, beeuh..kawazaki juaranya! Lincah iya, performa bandel iya, harga terjangkau iya (ini pertimbangan saya di tahun saya memiliki produk mereka ya!). Untuk saya pribadi, kawazaki setara dengan honda karena bisa memberikan kenyamanan handling, performa mesin ok, ketahanan mesin ok, irit juga ok (utk motor bebeknya – jng disamakan dng ninja 2tak masbro!).

Bisa dikatakan malam ini saya sudah harus menghentikan impian untuk meminang bebek sport zx130 dari kawazaki itu akibat ketersediaan sparepart sudah mati suri. Pakai sparepart aftermarket pun jumlahnya terbatas. Bayangkan motor ini diproduksi dari awalnya 2005 (CMIIW), bisa dikatakan ini sudah 11 tahun berjalan, tentu sebagus-bagusnya kondisi orisinalitas motor zx130, pasti butuh rombakan tidak kecil untuk memperbaiki semua kondisinya.

Pilihan kedua adalah Honda CS1, saya ingin memiliki motor ini karena penasaran saja sih, tapi mempertimbangkan ini motor kategori kencang dari honda, ber-cc 125 pasti performanya gak bisa dianggap enteng. Dari beberapa artikel cs1, bisa dikatakan motor ini masih jauh lebih baik daripada zx130. Baik disini saya mengacu pada: Ketersediaan sparepart yang cenderung masih ada di pasaran dan bisa di-kawin silangkan dengan sparepart asli motor honda lainnya, apalagi ya..jujur saja lah..sparepart honda bisa dikatakan sudah menyebar dipenjuru indonesia, lebih mudah mendapatkannya walau itu gak asli sekalipun (kw maksudnya – dibeli lah klo
kepepet).

Saya pun menemukan beberapa motor cs1 di OLX, rata-rata motor yang dijual keluaran tahun 2005 – 2010 masih dijual di rentang harga 2jt – 6jt, tapi untuk saya pribadi tidak masuk diakal bila motor expired 2nd ini masih dijual diatas 4jt. Walaupun ini brand honda, namun mengingat produk cs1 sudah expired sejak 2013, maka sebenarnya ini juga sudah ikut menjatuhkan harga 2nd pasarannya. Tentu siapapun tidak mau donk punya produk motor expired walau itu dari produsen dengan nama besar sekalipun.

Niat meminang cs1 menjadi kepikiran lagi, saat ini saya dalam kondisi cerita kehidupan dimana proses wara-wiri keluar kota bawa banyak barang bawaan. Apesnya memiliki cs1 adalah motor ini sama sekali gak dibuat untuk membawa barang bawaan lebih, hal ini dibuktikan dengan bentuk motor yang tidak menyediakan space dibagian fisik manapun untuk sekedar meletakkan barang. Bahkan di ruang tengah pun menyembul ibarat tangki bensin (padahal tangki dibawah jok!). Kalau bicara mesin, honda cs1 ini mudah sekali dioprek dan diupgrade, dari artikel yang saya baca mesin cs1 bisa diupgrade hingga 160cc!! Satria FU mah lewat! 😀 Dan karena tidak tersedia ‘celah’ untuk menaruh barang extra di motor cs1 ini, saya terpaksa tidak lagi mengejar meminang cs1. Dipakai sendiri pun juga harus mikir bila dipakai touring! Yah mau gimana lagi, ketersediaan space di motor untuk saya pribadi termasuk sangat penting banget!

Pilihan terakhir adalah Yamaha Jupiter MX, ya..diantara ketiga motor 2nd, hanya jupi mx yang pernah saya miliki. Saya masih ingat sensasi menarik gas-nya, kecepatannya, akselerasinya, suara knalpotnya memang benar-benar memukau. Namun disisi lain saya melihat jupi mx memiliki kelemahan untuk kelistrikan dan hal- hal kecil lainnya seputar kenyamanan. Untuk saya pribadi motor ini (saat masih memiliki) agak melayang saat digeber di putaran rpm tinggi, walau saya sudah berbobot diatas 90kg pun masih melayang, di cek ban-nya pun belum gundul, cek suspensi normal. Kekurangan lainnya menurut saya diantara zx130 dan cs1, jupi mx lemah dalam hal penampilan, memang sih konsepnya sport, tapi hasil akhirnya gak terkesan macho amat, gak juga maskulin, gak juga futuristik. Namun dibalik sisi kekurangan jupi mx, calon pemilik motor 2nd ini masih bisa bernapas lega, mengapa?

1. Yamaha masih menyediakan stok sparepart jupi mx (new mx dan mx-king beda ya!) melimpah. Beberapa part-nya pun sama dengan new mx, paling ya beda di penampilannya aja sih scr umum. Berlimpahnya ketersediaan sparepart bisa membuat calon pembeli motor 2nd ini bergembira, ya setidaknya motor 2nd ini masih bisa diharapkan digunakan minimal 2tahun pemakaian setelah dibeli. Plus selain itu ketersediaan sparepart aftermarket untuk jupi mx pun melimpah dibanding zx130 dan cs1.

2. Merombak jupi mx ke kondisi yang lebih baik pun bisa dilakukan mudah karena pada dasarnya selain sparepart asli masih ada, motor ini tidak ribet untuk diberesin. Dimodifikasi pun penampilan dan performa dapat dibuat lebih paten dengan cepat karena bengkel umum pun bisa melakukannya dibandingkan mengurus zx130 dan cs1.

Harga rata” motor 2nd jupiter mx dengan kondisi masih baik bisa ditebus dari 3jutaan – 5jt, dari tahun 2005 – 2011, menurut saya harga ini masih layak untuk motor ini karena masih ada dukungan sparepart asli yamaha. Dan selain itu jupi mx masih memiliki space di area tengah yang yaa..masih bisa lah untuk meletakkan barang tambahan. Dan keputusan akhir saya adalah segera meminang jupiter mx 2nd untuk menjadi motor baru saya.

Namun pertimbangan lain untuk membeli motor expired juga diperlukan:

1. Knalpot. YA! Dari seluruh bagian di sebuah motor expired, saya paling cenderung memperhatikan dulu kondisi knalpot. Semua motor expired diatas masih menggunakan karburator, soal karburator baru itu mudah dicari, namun urusan knalpot? Beeuh….sebagus dan sebaik apapun ori-nya kalau knalpotnya sudah muncul tanda-tanda kerak/korosi/akan berlubang, lebih baik segera batalkan beli motor expired! Pakai knalpot aftermarket, resiko ditilang polisi dan senyum kesal tetangga!

2. Pengapian. Hal ini sangat penting sekali, kondisi pengapian motor yang sudah tidak bagus kondisinya akan membuat anda mengeluarkan uang lebih untuk membereskannya.

3. Kelistrikan. Biasanya sih bagian aki sudah harus diganti, pun dilanjutkan ke starter listrik dan panel indikator lainnya.

Membeli motor expired, mau tidak mau juga harus lebih sadar pemakaian. Sebagus apapun kondisi motornya walau sudah dipermak sparepartnya dng yg baru, patut dipikirkan untuk tidak digunakan keluar kota dalam jangka waktu rutin. Hal ini mengingat ketersediaan sparepart yang sudah mati suri plus berjaga-jaga bila motor expired ini rewel ditengah perjalanan. Bisa dikatakan motor expired digunakan di area terbatas, terlalu beresiko dipakai untuk jangka waktu panjang dan untuk menempuh perjalanan panjang.

Semurah-murahnya motor bagus, kalau sparepart sudah mati suri/tiada lagi disupport asli pabrikan lebih baik ikhlaskan saja untuk tidak meminang motor tersebut. Untuk apa harga murah tapi biaya perawatannya jauh lebih mahal daripada motor 2nd yang masih jelas sparepart aslinya.

Iklan

11 thoughts on “Masih Layakkah Membeli Motor Expired? Kawazaki ZX130 vs Honda CS1 vs Yamaha Jupiter MX

  1. saya pemakai setia NJMX dari masi keluaran pertama sama new jupiter mx 2013..saya rasa nyaman saja tuh bang untuk harian plus touring…irit,gak mudah panas, posisi berkendara juga oke..(mungkin udah sugesti kali ya kalo new MX itu nyaman) itu semua juga tergantung pemakaian sih..sedikit masukan aja.
    ini aja rencana mau tuker tmbah New MX ke MX King..soalnya nyoba pake si King punya temen joooss gandos sih,cm lg terganjal finansial aja jd belum tercapai impiannya..hehehe..

    Suka

    1. Klo soal nyaman saya juga ngerasa nyaman, tp nyamannya bertahan brp jam djalanan hehehe…kenceng sih emang kenceng sempet punya mx135 yg edisi 200x walo cuma sebentar tp ya itu sisanya yg saya tulis d artikel itu…speed ok, boros iya, nyaman gk bertahan lama, ya ciri khas yamaha sih ya…jok n suspensi bahahaha 😀

      Saya doakan semoga tercapai impian punya mx king gan…skrg harga lg pada naek semua, vega r aja udah ngalahin harga new revo gan 😀
      Kabarin aje gan klo dah tercapai dpt mx king. Salam gaspol 🙂

      Suka

    1. Stelah survey langsung k tkp 5 jupi mx kok ya gak sreg aja dng kondisinya jd batal dbeli. Mungjin ganti revo karbu aja doalnya utk kebutuhan jangka menengah 3-5thn pemakaian pribadi.

      Thx infonya. Soal shock emang yamaha gak seawet merk jepang lainnya (pengalaman pribadi).

      Suka

        1. Klo saya lg kepikiran ngirit bbm sih n performa revo karbu sejauh ini pake bbrp bln milik adik ipar ok ok aja msh cucok lah dng karakter berkendara saya.

          Tanggung juga njmx nape gak mx king sekalian 😀

          Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s