Review Cairan Anti Bocor Hoebon Untuk Ban Tubeless

Dari judulnya pasti sudah jelas apa yang akan saya tulis kali ini. Masih seputar merawat motor spacy bohay kesayangan yang akhir-akhir ini makin menggairahkan saja performanya.

Yup, sejak sudah mulai pake pertamax dan oli baru jenis esther, saya merasakan performa spacy makin oke.

Saya masih tetap suka bepergian keluar kota menggunakan motor, capek memang, tapi ini juga hobi saya. Spacy bohay sendiri sudah saya beri sepatu baru, depan dan belakang sudah menggunakan sepatu ban tubeless. Tentu saya berharap ban baru yang digunakan ini dapat bekerja dengan optimal dan berumur panjang, ya setidaknya sih 5000km pemakaian per ban-nya.

Saya berusaha sebaik mungkin melakukan maintenance ban tubeless, mulai dari mengisi tekanan angin 30psi untuk ban 80/90-14 depan dan 35psi untuk 100/80-14 belakang, memang sih agak gak pas ukuran ban depan dan belakang, tapi tidak mempengaruhi keseimbangan dan performa spacy di jalan secara menyeluruh.

Berbicara tentang ban, pasti salah satu masalah yang akan timbul kemudian di jalan adalah kebocoran ban. Biasanya sih akibat kena tusukan benda tajam, apalagi klo bukan paku. Dalam hidup saya, saya cukup beruntung diberi jalan hidup dimana saya tidak kesulitan mendapati masalah kebocoran ban di jalan, memang saya pernah mengalaminya tapi saya beruntung selalu mendapatkan tukang tambal ban yang tidak terlalu jauh dari tkp, yang paling apes adalah saat 2 tahun lalu menjemput adik saya malam hari menggunakan mio 2010 miliknya dan ban belakang tube type standard mio bocor di malam hari saat itu jam 19.30wib dan pas banget pula bocornya di jalanan yang tidak padat kendaraan dan hanya berjalan 50meteran dari sebuah kios tambal ban yang masih buka saat itu dan itu adalah satu-satunya kios tambal ban di sepanjang area 5km sblm dan sesudah tkp yang sepi. Itu adalah pengalaman tambal ban paling apes di malam hari yang pernah saya alami. Dan beruntung belum pernah kejadian di malam hari lainnya.

Sekarang saya sudah pake matic spacy, dan dua sepatunya menggunakan ban tubeless. Dan saya sudah memikirkan persiapan jika sewaktu-waktu ban mengalami kempes bocor saat perjalanan. Jika bocornya masih pagi-sore hari saya rasa masih lebih besar kemungkinan menemukan tukang tambal ban di sepanjang jalan, tapi itu juga tidak semua tukang tambal ban bisa mengerjakan tambal ban tubeless kan? Bagaimana jika terjadi bocor di malam hari? beeeuhh…dijamin pusing bingung tujuh keliling! Udah malam, gelap, dingin, sepi…berasa spt jalan dkuburan saja!

Maka dari itu saya 4 hari lalu memutuskan memesan produk cairan tambal ban otomatis di sebuah toko ol.

Saya pesan dua sih untuk digunakan di kedua ban tubeless spacy. Sebelum memesan, paginya saya sempat ke bengkel langganan, beli kampas rem depan spacy, dan sempat tanya tentang cairan tambal ban, disodorkanlah satu-satunya produk yang ada yaitu merek Metalsol. Saya belum pernah mendengar sama sekali cairan anti bocor merek Metalsol,

IMG_20160108_095501walau kemasannya besar berisi 400ml untuk dua ban motor 14/17″, cairan anti bocor seharga Rp.40.000 ini buat saya kurang menyakinkan, walau di bagian kertas produknya ditulis buatan mtr (klo gk salah ingat) dan ada hologramnya, tp sayangnya hologram itu dtempelkan d bagian luar bukan di bagian dalam mulut botol demi keamanan yang lebih baik. Akhirnya saya pun beli kampas rem-nya saja.

Sampe di rumah saya online cari info soal metalsol itu, dan sama sekali blank di google, amat sangat miskin info soal produk ini, dan makin yakinlah saya ini produk yang belum diterima di pasar indonesia, untung belon kebeli. Dan setelah itu saya pun online dan memesan cairan anti bocor di sebuah toko ol.

 

Cairan anti bocor yang saya beli adalah merek Hebon. Dimana saat saya membelinya dari sebuah seller di Solo, dia menjualnya per pouch isi 250ml seharga Rp.25.000,- dan untuk saya dia menjualnya sudah murah plus biaya ongkir ke kota saya paling murah juga, jadilah saya membeli di seller ini 2pouch cairan anti bocor Hebon itu. Produk hebon ini dijelaskan bisa digunakan untuk ban motor dan mobil, tinggal sesuaikan saja jumlah isian ke besar kecil ukuran ban-nya.

IMG_20160112_172216

Tentu sebelum membeli saya googling dulu tentang cairan ini, dan saya temukan video di youtube tentang tes produk ini pada sebuah ban sepeda ontel dan hasilnya memang terbukti bisa menutup kebocoran yang diakibatkan tusukan paku, maka dari itu saya membeli produk Hebon itu.

IMG_20160112_172233

IMG_20160112_172248

Dan hari ini tanggal 12/1/2016, produk Hebon yang saya pesan sampe di rumah. Per produk Hebon, kita akan mendapatkan:

1. Produk cairan anti bocor Hebon dengan kemasan pouch volume 250ml.
2. Sebuah selang pendek untuk memasukkan cairan dari pouch ke dalam pentil ban.
3. Sebuah pembuka pentil ban yang sementara digabungkan dengan salah satu ujung selang.
4. Sebuah kertas berisi panduan cara pakai dan informasi kegunaannya.

IMG_20160112_172307

Sebuah produk Hebon berisi 250ml sendiri dalam kemasannya ditulis bisa digunakan untuk semua ban dalam dan ban tubeless. Dari yang saya cerna sih bisa digunakan 1 pouch 25ml untuk ukuran maksimum telapak ban 100-110/17, diluar ukuran 110 atau mulai dari 120 disarankan menggunakan 1 1/2 produk hebon tersebut.

Saya datangi lagi Planet Ban, bukan kenapa napa sih, tapi kan untuk memasukkan cairan hebon ke dalam pentil ban, angin dalam ban harus dibuang dulu sampe ban kempes (sesuai petunjuk hebon) dan nantinya kan butuh diisi nitrogen juga jadi saya pikir efisiensi saja makanya saya isi cairan hebon di planet ban (numpang) biar bisa sekalian diisiin nitrogen lagi gratis. Sayangnya sih menurut saya selang dari Hebon ini termasuk pendek banget untuk masukin cairan ke ban belakang harus siap” tangan nempel knalpot (jelas namanya namban ban di jalan pasti juga buru” lah knalpot masih panas lah). Andai selang plastiknya bisa lebih panjang 3-4cm lagi akan lebih pas.

IMG_20160112_174939

Untuk menggunakan cairan anti bocor untuk ban (apapun merek produk cairan anti bocor tsb):

1. Kempeskan ban yang nantinya akan diisi cairan anti bocor.
2. Masukkan cairan anti bocor ke dalam pentil ban. Beberapa produk cairan anti bocor ada yang menyediakan selang dan pembuka pentil, lainnya ada yang langsung dari mulut produk itu sendiri yang bisa dimasukkan ke dalam pentil ban.
3. Setelah cairan masuk, isi lagi tekanan ban tubeless minimum adalah 30psi (sebaiknya untuk ban dengan telapak di bawah 100) dan tekanan minimum 35psi untuk ban minimum telapak 100.
4. Bawa jalan motor anda beberapa kilometer ya sekitar 2km lah agar cairan anti bocor dalam ban bisa mulai melapisi bagian dalam ban.

IMG_20160112_180638

Umumnya cairan anti bocor tidak akan mengental kaku ketika sudah dimasukkan dalam ban tubeless (gak tau dah klo ban dalam), sifat dia tetap akan cair hanya saja mungkin tidak secair ketika dikeluarkan dari botol/pouch menuju pentil ban.

Selesai isi cairan anti bocor, ban dapat tekanan 30psi untuk depan dan 35psi untuk belakang, langsung saya bawa jalan pulang ke rumah sejauh 7km dan biasa saja tuh ban tetep berasa sama saja spt ketika gak terisi cairan anti bocor gak ada masalah sejauh 7km saya membawa spacy pulang.

IMG_20160112_175328
Lalu bagaimana untuk memastikan produk cairan anti bocor berfungsi normal?

1. Dari petunjuk pemakaiannya saya tuliskan disini untuk dapat berfungsi baik ketika tertusuk paku, ban sebaiknya mendapatkan tekanan 30psi sebelum paku dicabut.

2. Ketika tertusuk paku, cabutlah paku perlahan sambil memutar bagian yang tertusuk paku ke arah bawah sebisa mungkin 180 derajat lurus (bagian yg kena paku mencium daratan/jalan). Maksudnya adalah agar cairan anti bocor di dalam ban bisa turun dan masuk menutupi lubang yang bocor dengan stabil dan cepat, ini prinsip gravitasi sederhana lah.

3. Tunggu sebentar ya sekitar 5mnt baru kemudian anda isi lagi tekanan ban tersebut ke tekanan minimumnya.

4. Silahkan lanjutkan kembali perjalanan dengan motor, pelan pelan dulu maksimum 60kpj sambil anda rasakan apakah ban masih gembos bocor halus atau tidak. Jika tidak ya berarti lubang tusukan paku sudah tertutup sempurna dengan cairan anti bocor tersebut.

Dari kertas infonya sih ditulis cairan anti bocor bisa bertahan selama 2000km di dalam ban (tidak dijelaskan ban dalam/tubeless) dan bisa menangani 10-20 tusukan paku, lebih dari itu sebaiknya ganti ban lagi aja biar performa ban tidak membahayakan.

Enaknya pake ban tubeless adalah ketika ban tertusuk paku maka ban tidak akan segera bocor dalam artian gembosnya akan lebih perlahan dibandingkan ban dalam tube type kena tusukan paku (bocor).

Harapan saya sih semoga ban tubeless spacy tidak kemakan ranjau paku selama usia pakainya, cairan anti bocornya saya pakaikan untuk jaga-jaga saja  tapi namanya musibah kan mana saya tau?

Tapi jika anda di jakarta, saya rasa anda harus pertimbangkan menggunakan cairan anti bocor untuk ban kendaraan anda, tau sendiri kan ranjau paku di jakarta per bulan berapa kuintal?

Dengan harga yang terjangkau, ban pun bisa sedikit lega dari ranjau paku di jalanan. Investasi keamanan yang murah meriah dan bermanfaat. Kalau agan ngerasa butuh cairan anti bocor gnian buat keamanan berkendara agan, biar gak ribet diperjalanan khawatir kebocoran, beli aja disini, udah harga murah, kitanya dberi diskon plus jaminan gratis ongkir se-indonesia masbro! Ngapaen pake khawatir lagi?

Salam.

Note: Pihak pihak yang terkait dengan produksi, distribusi, marketing hingga penjualan oli ini dilarang menggunakan review artikel ini baik sebagian atau sepenuhnya untuk kegunaan dan kepentingan apapun tanpa seijin saya! Khususnya kepentingan komersial branding!!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s