Mencoba Pertalite di Honda Spacy

Seperti yang anda ketahui, beberapa hari lalu saya memperpanjang pajak motor ke semarang. Nah, dalam memulai perjalanan itu, saya cukup dikejutkan dengan hadirnya SPBU Pertamina yang menyediakan bbm pertalite pertama kali di kota saya.

Kota saya yang kecil, dari arah utara-timur-selatan-barat, ada sekitar 7 SPBU besar namun tanggal 15 oktober 2015 kemarin, beruntunglah saya yang memutuskan mengisi bensin ketika menuju arah luar kota, saya menemukan 1 spbu yang sudah menyediakan bbm pertalite di jalur khusus roda dua (motor). SPBU yang menyediakan pertalite biasanya memberikan tanda spanduk kain berwarna hijau di bagian bawah tugu papan info bbm-nya. Wah ini dia yang sudah saya nantikan sejak bbrp bln lalu, ingin mencoba pertalite akhirnya terpenuhi juga. Saya langsung mencoba isi pertalite sebanyak 12rb saja dulu di motor honda spacy.

Harga pertalite sendiri saya tebus sebesar Rp.8.300 per liternya. Untuk tahap awal ini pertalite terpaksa campur aduk dengan sisa premium di tangki bbm spacy. Sambil terus berjalan, saya berusaha mencari spbu pertalite sepanjang perjalanan dan hal ini bukan perkara mudah. Sangat sulit mencari spbu yang sudah menyediakan pertalite ini!

Di temanggung sendiri saya menemukan 1 spbu pertalite di jalur jalan Bulu-Parakan, spbu besar yang hanya berjarak 1km sebelum akhir jalan bulu-parakan ini menyediakan pertalite. Sampai di spbu ini, saya isi lagi pertalite 2 liter. Dan kemudian jalan lagi sampai masuk jalan temanggung-ambarawa, di sepanjang jalan yang lebar dan padat kendaraan ini tersebar banyak spbu besar namun saya tidak menemukan satupun spbu itu menyedikan pertalite. Tekat saya sudah bulat, pokoknya apapun yg terjadi ini tangki spacy harus terisi minimal pertalite.

Sisa jarum bbm sudah hampir 1/2 tangki, saya mulai memasuki jalur bawen-semarang (lewat jalan pintas ambarawa) dan dari arah atas ini menuju masuk banyumanik, di sepanjang sisi kanan kiri jalan anda pun dapat menemukan buanyak spbu pertamina. Jalur ini merupakan jalur padat merayap karena kendaraan besar seperti truk tronton pun lewat sini. Dan saya kecewa lagi, dari begitu banyak spbu besar yang saya temukan, saya hanya menemukan 1 spbu di sisi kanan jalan yang menyediakan pertalite. Saking kesalnya saya karena di jalur padat gni sangat jarang spbu yang sudah ready pertalite saya pun ‘curhat’ ke petugas pengisi bbm disitu!

Melewati banyumanik, masuk gombel sampe kota semarang, saya baru menemukan 2 spbu yang menyediakan pertalite ada di jalan.supriyadi (pedurungan-kalicari) dan satu lagi spbu di salah satu jalan di sekitar bundaran simpang lima atau tugu muda itu lah (saya lupa-jl.gajah mada mungkin?).

Beruntung PP saya tetap dapat stok pertalite. Bahkan saya sempat melihat kendaraan mobil honda jazz pun isi pertalite juga, tanda bahwa bbm ini sudah diterima kalangan menengah atas yang sudah mulai meninggalkan premium.

Selama saya mampir ke spbu utk isi pertalite, saya menghitung lebih banyak motor dibandingkan mobil yang mengisi pertalite. Sempat saya tanya bbrp pengendara sepeda motor alasan mengapa mrk memilih pertalite, jawaban paling banyak adalah: RON 90 plus harga 8300 masih masuk di kantong mrk, dengan kata lain adalah kualitas bisa sebanding dengan harga yang mereka keluarkan. Bisa dikatakan juga adalah mrk sudah ‘mencicipi’ pertalite sebelumnya utk motor mrk dan mrk puas dng hasilnya.

Saya baru merasakan performa pertalite ketika sudah keluar dari temanggung dan mulai memasuki wilayah ambarawa-bawen, disini saya merasakan performa honda spacy ada ‘perbaikan’. Walau dari pertama saya beli motor ini di semarang sampe sekarang belum saya servis, namun saya merasakan ada sedikit perubahan positif dari penggunaan pertalite di motor saya ini.

Yang saya rasakan setelah honda spacy karburator 2011 milik saya mulai mengkonsumsi pertalite:

1. Tarikan mesin lebih ringan dibandingkan premium.
2. Tarikan mesin lebih responsif dibandingkan premium.

Oli pakai repsol matic 10w/30.

Kalau berbicara soal keiritan, memang masih belum mampu menyamai rekor pakai pertamax. Dan perbandingan keiritan dengan premium dari pengalaman saya PP kemarin itu saya merasakan keiritannya tidak terlalu signifikan juga karena jalur perjalanan yang saya tempuh memang naik turun bukit, suhu dingin dan panas sepanjang perjalanan yang mempengaruhi penguapan bbm juga.

Intinya untuk saya adalah:

1. Saya memberi respon positif untuk pertalite, cocok untuk motor honda spacy karburator yang saya gunakan.
2. Sekarang saya mulai rajin memberi pertalite untuk motor saya, walau spbu pertalite satu-satunya di kota saya berjarak 6km tapi tetap saya incar juga, untungnya ini spbu 24jam!
3. Harga masih masuk akal, walau saya rasa Rp.8.000 – Rp.8.100,- lebih baik untuk pertalite.
4. Pertalite lebih tepat dibandingkan versus premium bukan versus pertamax. Performanya belum bisa menyamai pertamax lah menurut saya!
5. Pertalite bisa jadi solusi untuk mendapat bbm lebih baik dengan ron standard dunia minimal 90 dimana banyak negara sudah tidak lagi mengkonsumsi bbm ron 88 (premium).
6. Soal keiritan tidak begitu terasa, pada akhirnya juga ditentukan dari kondisi eksternal perjalanan dan karakter pengemudinya! Bukan sekedar mesin kendaraan saja!

Sejauh ini sudah 3 harian saya beri pertalite untuk si bohay spacy dan hasilnya termasuk baik. Harapan saya hanyalah agar stok pertalite ditambah dan merata di semua spbu pertamina dalam waktu dekat, kalau bisa sebelum akhir tahun ini semua spbu pertamina sudah ‘wajib’ menyediakan pertalite khususnya di jalur roda dua dan di jalur spbu yang jauh dari kota. Sebagai contoh adalah jalur menuju pangandaran melewati cilacap-jeruk legi sampe perbatasan jembatan panci mas jalur ini jarak antar spbu begitu jauh sekali bahkan termasuk rekor terjauh kedua bila saya bandingkan dengan jalur spbu solo-wonogiri.

Yah, mari kita berharap saja pertalite akan mulai di stok di semua spbu dan semoga pengusaha spbu pun mendukung kehadiran pertalite. Karena umumnya jalur pertamax sudah tersedia lebih dari satu di sebuah spbu besar, kan gak ada salahnya tuh bila satu tangki diisi pertalite aja? hehehe 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s