Serba Serbi Pegadaian

Melanjutkan artikel saya sebelumnya yang membahas tentang pengalaman saya menggadaikan barang di Pegadaian, saya akan membahas tentang layanan apa saja yang ditawarkan oleh Pegadaian.

Sebagian besar mengenal Pegadaian pasti berpikir satu hal saja: Gadai Barang! Ya ini tidak salah sih karena memang begitulah konsep utama usaha ini. Pegadaian menerima gadai barang baik berupa barang dengan jenis nilai investasi ataupun barang komersil, umumnya barang jenis nilai investasi yang diterima adalah Emas, sedangkan barang komersil termasuk banyak jenisnya: Motor, Mobil, Traktor Sawah, Mesin Diesel kompak, Televisi, Komputer, dsb.

Yang perlu anda ketahui, sekali lagi, adalah setiap Pegadaian memiliki karakteristik mandiri terhadap keputusan sikap penerimaan sebuah obyek barang non investasi (alias komersil) baik di pegadaian pusat/cabang dan berbeda juga tiap kotanya. Saya beri contoh, di sebuah area pedesaan misalnya, Pegadaian dapat menerima barang seperti traktor sawah (ya sebangsa merek qu*ck gtu) sampe mesin diesel kompaknya (biasanya yg merek ho*da thailand sekian PK gtu yang utk pengairan sawah). Biasanya petani menggadaikan barang-barang seperti itu di musim-musim tertentu saja, tidak setiap hari dan umumnya uang yang diterima untuk kebutuhan keluarga hingga kelanjutan pendidikan anaknya, masih jarang (ada tapi jarang) petani yang menggadaikan barang tersebut untuk tambah modal mengolah lahan pertaniannya. Petani yang sedang tidak mengolah lahan pertanian di musim tertentu lebih umum menyewakan lahan tanahnya kepada orang lain dengan sistem bagi hasil ketimbang menggunakan modalnya untuk mengolah lahan.

Kembali ke pegadaian, walau beberapa lokasi sub-urban memiliki Pegadaian, tapi soal apakah barang-barang untuk pertanian tersebut diterima (selalu) bukanlah sebuah keputusan mudah dan mutlak. Jadi bukan berarti walau berlokasi di pedesaan dengan kondisi pertanian yang baik barang tersebut selalu diterima gadai. Beberapa hal yang menjadi pertimbangan penolakan biasanya adalah kapasitas gudang hingga kualitas obyek gadai itu sendiri. Di area pedesaan dengan mayoritas penduduknya bertani, menggadaikan barang tersebut di Pegadaian adalah hal wajar, karena barang itu termasuk barang vital utk petani sehingga memiliki bentuk kondisi nilai tersendiri walau tidak memiliki nilai gadai tetap yang pasti seperti nilai emas.

Nah, berbicara tentang layanan Pegadaian, apa saja layanan lain yang ditawarkannya?

Saat saya berkunjung ke pegadaian pusat di kota, saya melihat spanduk besar terpasang di samping depan halaman pintu masuk ruang kantor pegadaian. Disitu ditulis anda bisa menggadaikan barang elektronik, terima gadai bpkb, bayar rekening listrik, pdam, beli voucher, menabung, sampe beli emas. Pegadaian yang sekarang sudah merambah ke jenis pelayanan elektronis khususnya di bidang pembayaran pbb dan pembelian voucer.

Saya bahas sedikit:

1. Gadai BPKB Kendaraan Bermotor: Diperlukan syarat memiliki usaha yang sudah berjalan minimum 1 tahun untuk mendapatkan layanan ini.

2. Bayar Rekening PBB: Air, Listrik. Cukup kasih tau nomor rekeningnya kepada petugas pegadaian.

3. Beli Voucher: ISP Telekomunikasi di Indonesia. Cukup sebutkan nilai voucher dan nomor hapenya.

4. Bayar Rekening Lainnya: Cicilan Motor, TV Satelit (berlangganan) dsb.

5. Menabung: Pegadaian menyediakan tabungan dengan deposit awal minimum 100rb. Ini saya kurang jelas infonya tabungan spt apa karena ditulis jadi satu di brosur investasi emas.

6. Asuransi: Pegadaian menyediakan asuransi kecelakaan yang mengcover biaya perawatan kesehatan, cacat permanen hingga kematian dengan bentuk voucer asuransi seharga Rp.50.000 yang diaktivasi melalui sms dan berlaku selama 1 periodenya adalah 1 tahun sejak diaktivasi.

7. Investasi Emas: Pegadaian menyediakan jasa pembelian emas dengan cara dicicil, mulai dari emas 1gr hingga 25gr (kalau gak salah ingat sih terbesar 25gr). Emas anda didapat setelah selesai melunasi cicilan. Cicilan ini tanpa bunga dan bersifat harga emas mengambang sesuai harga pasaran di tiap periode cicilannya.

Yang menarik untuk saya adalah layanan asuransinya itu, cakupan cover jaminan asuransi kematiannya hingga 30 juta menurut saya itu termasuk cukup besar dan dapat membantu penghidupan untuk keluarga yang ditinggalkan hanya dengan modal asuransi 1 tahun sebesar Rp.50.000. Memang diluar sana juga ada vocer asuransi dengan harga terjangkau di bawah 100 ribu, biasanya dapat dengan mudah kita temukan di minimarket (alf*mart, ind*maret) saat menjelang bulan mudik lebaran, saya pernah temukan itu vocer asuransi dipajang di etalase rak rokok dan dijual dengan harga Rp.30.000,- per satu perlindungan per satu orang dan berlaku (diaktivasi lewat sms) hanya di masa mudik dengan periode perlindungan maksimum 7 hari saja sejak diaktifkan dan mengcover biaya perawatan medis, cacat tetap hingga kematian dengan nilai santunan 50juta.

Sedangkan untuk investasi emas itu menurut saya memang menarik karena bisa cicil sekian kali sampe lunas, sayangnya dari obrolan dengan pihak petugas loket kasir dijelaskan itu cicilannya tidak fixed (rata) tapi jumlahnya mengambang sesuai nilai harga emas dihari kita mencicil. Jadi daripada anda beli emas dicicil dengan nilai cicilan mengambang lebih baik anda tabung uang di celengan ayam saja dirumah atau di bank sampe terkumpul sekian duit untuk beli emas, saat ini kisaran emas 1 gram dijual dengan harga dari 530 ribuan. Dicicil dengan nilai mengambang jika anda mencicilnya katakanlah 6x dan selama 5x-nya anda mengalami kenaikan nilai cicilan kan lumayan juga itu nilainya, jadi sangat disayangkan bila kita membeli dengan nilai cicilan mengambang, akan lebih baik bila nabung duit dulu karena setidaknya anda sudah tau perkiraan harga emas per 1 gramnya adalah di kisaran tersebut.

Bagaimanapun juga pegadaian sudah mulai melebarkan sayap untuk merambah ke jenis layanan sekunder lainnya, dan menurut saya ini hal yang membantu. Ibarat one stop system administration anda bisa bayar dan beli di satu lokasi. Kebayang donk jika anda investor asing masuk indonesia urus dokumen perijinan saja harus kesana kemari?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s