Top Speed Yamaha Jupiter Z1 Injeksi

Masih seputar yamaha jupiter z1 injeksi, semoga gak bosan membaca blog saya ya 🙂

Klo ada motor lain mampir ke beranda rumah saya, dan boleh saya test, pasti saya review disini.

Ada beberapa orang yang bertanya kepada saya, kenapa beli motor yamaha jupiter z1 injeksi. Jawaban saya mudah, karena beda 1 juta dibandingkan saya beli honda supra 125x. Dan saya kebetulan hanya butuh motor bebek untuk keperluan biasa aja, saya bukan maniak merek tertentu, saya cari motor sesuai keperluan dan budget yang saya miliki dan dapatlah motor ini. Nah sekarang saya akan menuliskan pengalaman saya selama 8 bulan menggunakan motor Yamaha Jupiter Z1 Injeksi tahun edar 2014. Untuk harga anda bisa cek sendiri di dealer yamaha terdekat di kota anda.

IMG_20140226_125452

Dalam tulisan kali ini saya akan mengungkap kondisi top speed motor yamaha jupiter z1 injeksi dalam dua kondisi, yaitu kondisi standard pabrikan dan kondisi sudah di”permak” dikit oleh user (saya sendiri).

beli oli, busi iridium, aksesoris motor murah, gratis ongkir se-indonesia, diskon 10%, vocer 25rb cuma disini

Motor yamaha jupiter z1 ini termasuk motor yang seksi dipandang, lekukan tubuhnya dari depan hingga ke belakang mempesona untuk lama-lama dipandang, ibaratnya artis mirip siapa ya? hahaha 😀 Motor ini untuk saya sendiri termasuk ringan untuk motor sekelasnya. Namun soal kelincahan misal dibanding produk motor bebek yamaha sejenisnya misal: vega/force, tentu berbeda, lebih lincah vega/force karena bodynya lebih kecil dan lebih ramping tapi saya tidak akan membahas selain yamaha jupiter z1 injeksi ini.

KONDISI STANDARD PABRIKAN:

Motor yamaha jupiter z1 ini memiliki kapasitas mesin sebesar 115cc (pembulatan 113.7cc) dengan sistem pengaturan bahan bakar injeksi, dari dealer sebelum dihantar ke rumah pembeli, akan diisi dengan oli mesin yamalube standard (black bottle) dan memiliki busi NGK standard. Dengan diisi premium full tank sebanyak 4.1 liter, mesin ini dapat “ditarik” hingga kecepatan maksimum 100km, itupun harus dengan perjuangan yang rada berat karena mesin masih terasa berat ketika “ditarik” dari 80 – 100km, selain itu getaran mesin masih terasa banget ketika mencapai putaran 100km tersebut.

Memang terasa perbedaan antara jenis pengaturan bahan bakar berkaburator dengan sistem injeksi. Sistem injeksi memberikan putaran mesin yang lebih responsif dan memang lebih irit bahan bakar dikarenakan sistem ini menyemprotkan bensin ke dalam ruang bakar sesuai dengan bukaan gas dan jumlah udara yang masuk yang diatur oleh sistem chip injeksi yang sudah dimanage oleh pabrikan. Kalau berkaburator sistemnya asal gas tangan ditarik maka bensin akan masuk membludak sesuai bukaan katup karburatornya, jadi masih ada sisa bensin yang sebetulnya belum terbakar sekaligus saat masuk ke ruang pembakaran.

Jupiter z1 injeksi ini memiliki kompresi 9.3 : 1, ini berarti mesin motor sudah memenuhi syarat untuk penggunaan bbm pertamax, namun masih dapat menggunakan premium. Penggunaan jenis bbm yang memiliki nilai oktan tinggi memiliki pengaruh pada akselerasi, kecepatan maksimum yang dapat diraih, keiritan bahan bakar hingga kemampuan daya tahan ruang bakar mesin itu sendiri.

Dengan diberi “minum” premium terlalu sering maka akan ada penumpukan sisa karbon pembakaran dalam nozzle injeksi mesin ini yang akan mengakibatkan mesin mlempem untuk “ditarik” respon akselerasi berkurang dan lama” kerak karbon tersebut akan menggangu kelancaran daya semprot pada nozzle injeksinya. Untuk mengatasi sisa karbon pembakaran pada ujung nozzle injeksi ini, yamaha memiliki produk injection cleaner yang bisa anda baca pada tulisan saya disini.

Berapa kali sebaiknya mulai mengisi tanki bahan bakar motor jupiter z1 injeksi ini dengan pertamax? Dari awal motor ini saya terima dan saya pergunakan saya lebih sering mengisi dengan premium dan mulai km 3100an saya membersihkan ruang injeksi pertama x dengan yamaha injection cleaner dan berasa hasilnya membuat mesin jupiter z1 saya ini berasa enteng “ditarik” seperti berasa mesin baru keluar dari pabrikan. Bila anda tidak menginginkan menggunakan produk yamaha injection cleaner, saran saya sebaiknya setiap 10 x isi premium full tank, sebaiknya anda mulai mengisi yang ke-11 dengan pertamax full tank.

Dari pemakaian dengan gaya berkendara saya sendiri, tiap 1km premium pada motor ini dapat menempuh jarak sejauh 35km dalam kota ataupun luar kota itu dalam kondisi tidak macet jarang stop n go ya!  Ini semua diraih dengan oli mesin yamalube + busi ngk standard dan oli mesin non yamalube + busi iridium.

KONDISI MESIN NON-STANDARD

Disini saya tulis non standard bukan berarti mesin sudah dioprek gila”an ya. Dalam hal ini kondisi non-standard pada motor saya adalah perubahan pada jenis oli mesin, jenis busi hingga bahan bakar.

Saya menggunakan beberapa oli mesin berbeda untuk mencoba meraih top speed motor ini. Saya pernah mencoba oli enduro racing pertamina, shell advance ax7, hingga oli castrol gold bottle dan busi saya sempat mencoba bosch iridium dan ngk iridium. Pilihan oli dan busi saya rasakan benar-benar berpengaruh pada kondisi dan performa mesin ini.

Saya akan mengulas kondisi terakhir spek mesin pada motor saya:

  • Oli Mesin: CASTROL POWER 1 10W-40 (gold bottle)
  • Busi Mesin: BOSCH IRIDIUM
  • Voltage Stabilizer
  • Bahan Bakar: Pertamax full tank!

beli oli, busi iridium, aksesoris motor murah, gratis ongkir se-indonesia, diskon 10%, vocer 25rb cuma disini

Hanya dengan merubah kondisi mesin dengan tiga hal diatas, saya mendapati:

  1. Top speed mesin yang di dapat dengan menggunakan spek diatas adalah 140km. Ini dapat diraih dengan mudah sekali, kondisi speed 80 – 100km masih berasa ringan saat gas “ditarik” ditambah sedikit akselerasi dan kondisi sudut jalan yang dilalui (kemiringan dan turunan berpengaruh) si jupi mengganas hingga 130km dan membuat helm standard yang saya gunakan mulai terangkat (untungnya saya kunci tali helm saya!) dari kepala saya. Saya bisa mencapai top speed ini begitu keluar dari jalan pintas bernama slento di wonosobo menuju arah ke candi borobudur, ini juga bisa dicapai di jalan raya dari kota mungkid menuju yogyakarta mencapai 140km!! Dalam kondisi top speed tsb getaran mesin masih termasuk normal, getaran pada stang kemudi pun masih normal dan body motor benar-benar dibuat dengan baik untuk membelah angin dari arah depan sehingga saya tidak merasakan limbung menggunakan motor ini pada top speed gila”an itu!
  2. Akselerasi mesin menggunakan pertamax benar-benar lebih terasa nyata dibandingkan bila diisi dengan premium. Untuk menuju 80km mesin lebih responsif dan cepat dan begitu juga bila di”tarik” hingga 100km nilai oktan pertamax benar-benar terbukti memberi nilai tambah pada performa mesin motor ini. Dengan diisi premium, saya merasakan akselerasi motor normal ya gk secepat bila diisi pertamax sih dan agak susah bila di”tarik” diatas 100km, memang bisa tapi rasanya agak sedikit berat berakselerasi diatas 100km.
  3. Oli mesin benar-benar berpengaruh, dengan menggunakan oli yamalube saya tidak pernah bisa mencapai diatas 100km, walau pernah saya coba dng pertamax!! Bisa sampai 100km aja sudah geleng” kepala 😀 Oli yang saya pilih x ini adalah oli castrol power 1 10w-40 gold bottle, oli ini benar-benar menunjukkan tajinya, cocok untuk mesin motor jupi ini. Jujur diluar saya saya yakin ada yang bisa memberikan performa mesin yang lebih baik yang mudah mencapai top speed diatas 100km hanya krn oli saja, tapi saya memilih oli castrol power 1 ini karena saya merasa oli ini dapat mengurangi getaran mesin, mengurangi panas mesin hingga tidak mewek saat berurusan dengan anomali cuaca (hujan/panas mendadak). Saya masih bisa “menarik” torsi mesin hingga 120km saat cuaca hujan di jalanan pulang dari yogyakarta, dengan menggunakan oli shell advance…jangankan 100km, bisa mencapai 90km aja sudah beruntung di kondisi jalanan hujan!
  4. Busi yang saya pilih adalah busi dengan bahan iridium, busi jenis ini memiliki daya tahan panas yang lebih tinggi dibandingkan busi biasa. Busi inilah yang juga berperan mesin dapat “ditarik” lebih dari kondisi standardnya. Dengan busi standard saya biasanya hanya dapat mencapai 80-100km dengan sedikit perjuangan dan itupun mesin berasa spt agak gk iklas memberikan performanya.

Untuk tambahan info aja, top speed 130-140km diatas dengan spek diatas dapat dicapai dengan berat pengendara sebesar 110kg! Ya jangan geleng” kepala lah soal urusan berat badan saya 😀

Saya percaya dng berat pengendara yang lebih ringan dng spek diatas dapat memberi akselerasi mesin dan top speed yang lebih cepat. Banyak yang sulit mempercayai dng kondisi standard mesin tanpa oprekan ke sistem injeksinya, hanya dng oli dan busi jupi z1 saya bisa tembus 140kpj, krn mrk terlalu fokus pada teknis ukuran mesin ini (diameter lah, bore lah dsb).

Jika menggunakan sistem ecu masih standard memang tidak bisa kita secara normal mencapai 140kpj di kondisi jalanan mendatar mulus, tapi jika menggunakan pemahaman prinsip fisika sederhana yaitu gravitasi hingga kontur kemiringan/sudut jalan yang dilalui dengan mengatur posisi badan hingga bukaan throtle gas kita bisa memaksakan “kondisi standard” motor z1 mencapai 140kpj dan kekencangan rantai juga harus tepat. Satu hal yang pasti, fairing/sayap z1 memang saya buktikan sangat baik membelah angin dari arah depan dng catatan kecepatan angin tdk besar, kita tentu tdk tau sbrp kencang kecepatan angin, tapi bila anda sendiri berbobot berat, sayap motor kondisi baik dan kena hajar angin anda merasa spt kena tinju mike tyson, maka dipastikan itu angin dalam kondisi diatas normal. Semakin kecil gesekan dengan angin maka akan mempermudah kendaraan melaju.

Sekali lagi saya katakan, 130-140kpj bisa di dapatkan dr mesin standard jupi z1 ini bila anda bisa mengatur akselerasi awal dan bisa mendapatkan daya dorong yang tepat dan optimal, ini spt prinsip gravitasi dimana sudut kontur jalan yang digunakan scr tepat memang bisa menghasilkan daya dorong lbh baik untuk mesin itu sendiri, jadi ini bukan langsung di dapatkan di kondisi jalanan lurus mendatar sangat sulit mendapatkan top speed diatas 115kpj dijalanan lurus mendatar! Dan mendapatkan 130-140kpj itu bukan kejadian tiap hari saya bisa melakukannya dan faktor ketidaknyamanan mesin karena dipaksakan melebihi batas juga menjadi faktor sebaiknya hal ini tidak dilakukan / dicoba terus-terusan agar bisa mencapai 130-140kpj! Sekali lagi, ini soal tekat dan nekat di saat yang tepat! Dan memang jalan keluar dari jalan tembus slento di kota saya itu kontur jalanannya menurun uenak sekali dan halus dan jaraknya terbilang panjang juga estimasi 3-4km panjangnya, jadi jangan heran banyak pemotor yang gatal narik gas-nya!

Nah untuk anda sendiri, khusus pemilik dan pengguna motor bebek. Berapa top speed motor bebek anda dalam kondisi mesin standard dan kondisi mesin non-standard? Jng lupa sertakan nama merek motor, tipe motor, injeksi/karburator, tahun edisi motor, serta berat badan anda dan spek motornya ya 🙂

Important Note: mohon jng mencontoh langkah saya yg memaksimalkan performa motor melewati batas risk profile (diatas 100km) ini langkah berbahaya bagi keselamatan anda dan saya tdk pernah menganjurkan pada siapapun baik scr langsung di dunia nyata ataupun via media internet. Utamakan safe driving! Skill pengguna motor tiap orang berbeda beda mohon jng meniru saya 🙂

Iklan

22 thoughts on “Top Speed Yamaha Jupiter Z1 Injeksi

  1. Kenalan mas qu wisnu z1 2014 magelang. Ki aq jajal niru sing dituku sampeyan tak pasang nang jupiku.

    √Busi denso iridium
    √Oli total hiperf 10w40 (ki bener” susah mas,langka beneran qu nebus 70rb)
    √Stabilizer huricane xcrs
    √Koil racing ktc
    √Cop busi ktc
    √Ban Irc+aspira tubeles uk standar
    √Pertamax
    √Gir rantai standr
    √Knalpot nob1 copot db kiler

    Qu dewe abot 78kg. Dijajal 4x mentok 140kpj seko speedometer gps hpku samsung mas. Gpsku akurat. Sing pasti oli total kui pancen manteb tenan sesuai sing mas feri tulis nek wis panas mesin jupi tarikane tambah edan!

    Lumayan, z1qu 3thn isih sanggup nantang nvl

    Dolan magelang kabari wae mas ki pin bbqu 5BFFB9xx

    Suka

  2. Z1 2015 plat AB pemakaian 2thn, bb 75kg, udah tak coba mas djalur luar slento itu 2hr lalu, spek gir n rantai did, pertamax, busi ngk iridium, oli castrol p1 gold, uk.ban normal, mentok 130kpj pake gps tracker d android mas.
    Apanya yg kurang joz lg ya mas z1 saya? Apa krn dah masuk usia 2thn jd letoi x mas?

    Suka

    1. Coba gan maksimalin pengapian, dr jalur keluar aki sampe k busi.

      Busi ganti bosch atau denso iridium 0.4mm sekalian. Kekencangan rantai dipas’in jng kekencangan. Filter udara pastikan ok.

      Ambil ancar” ngegas-nya pastikan gk ada hambatan angin gede.

      Jng pasang aksesoris yg nambah berat dmotor.

      Itu z1 2thn bisa 130kpj berat 75kg ya udah rekor 💪 sih menurut saya mas 👍 gk jelek itu!

      Kalau mau lbh bagus lg ganti olinya pakai total hi perf 10w40 dia lebih ringan dtarik saat mesin z1 panas n “napas” jd lebih lega.

      Jauh” dr jogja plat ab nge-tes djalur itu gan? Nekat bener 👍

      Suka

    1. Busi”nya ada di artikel berjudul Review Busi di blog saya ini, belinya online mas. Tp perlu dcatat ya ini bukan top speed standard bawaan pabrikan yg mulus, ini saya dptnya krn kejar akselerasi di kondisi jalan yg mendukung pula. Klo dgeber tanpa akselerasi dan kondisi jalan yg mendukung gk akan dpt top speed segitu kecuali setingan electronic injeksi bawaan pabrikan dseting ulang dbengkel minta dnaikkan 1-2 level.

      Suka

  3. mas setelah baca2 blog2 yg lain sy. msh ragu mslh perlu tidaknya ganti busi iridium. baru beli jupi z1 januari akhir. cmn apakah bnr2 ga ada setingan yg dirubah? katanya bukaan udara minimal hrus dirubah. tapi karena sudah FI bagaimana cara ya.
    trimakasih

    Suka

    1. 1. Perlu tdknya ganti ke busi jenis iridium trgantung pula dr kebutuhan penggunaan kendaraan motor anda.Bila utk sehari” busi standard sdh ckp. Bila keperluannya berbeda sering keluar kota,ingin daya tahan busi dan performa mesin yg lbh optimal, busi iridium bisa jd pilihan solusinya. Krn saya suka speed dan busi standard tdk memberi performa yg bagus dng karakter saya, busi iridium dpt memberikan performa dan karakter mesin yg sesuai karakter saya yg suka speed. Makin tinggi putaran mesin, busi akan cpt panas, tingkat panas busi standard dan iridium berbeda pula dan itu berpengaruh juga pada tingkat performa mesin.

      2. Jupi z1 yg Full Injection bisa diubah setingannya tp hrs dng cara elektronik,berbeda dng karburator yg msh manual bisa ganti setingan dng mudah. Bila anda cermati saat servis, mekanik selalu cek kondisi elektronik sistem injection pd Jupi Z1 dan jenis motor injeksi lainnya, gunanya adalah utk memastikan apakah setingan elektronik msh bawaan pabrik atau sudah berbeda entah dkarenakan sistem failure (sangat jarang) atau dimodifikasi oleh perangkat elektronik sendiri (non pabrikan) yg mana alat modifikasi sistem injeksi ini ada yg djual bebas di indonesia.

      Jd klo yg dcari maen speed, selain busi memang ada faktor lain yg berpengaruh pd Jupi Z1 injeksi, sistem controler injeksinya sangat berpengaruh pd pengaturan udara dsb, bahkan rantai yg kendur pun mempengaruhi performa mesin. Pada tulisan saya diberitahukan speed 140 pada Jupi Z1 saya tercapai juga krn bantuan hal eksternal yaitu kontur jalan, tingkat kemiringan jalan turunan, kemampuan memulai akselerasi dan mengoptimalkannya, jd bukan dr mesin jupi semata.

      Semoga membantu.

      Salam.

      Suka

  4. Satria fu150 putih thun 2010

    spek
    oli mesin shell
    busi ngk iridum
    karbu pe28
    cdi hiflow dual band no limiter
    velg merk MOMO
    ban depan, belakang
    michellin 100/70,17
    michellin 120/60,17
    berat badan saya 63kg
    tinggi 172cm

    top speed yg saya dapat raih
    153-158km/jam

    Suka

      1. Itu blm sampe setup ecu-nya bro jd msh aman aja upgradenya klo maen ecu bisa lbh optimal.

        Klo vixion dia klo radiator gk optimal tenaga mesin bisa terhambat. Bahkan pemilihan ukuran ban dan telapak ban dan tekanan angin sampai kekencangan rantai jg bisa mengurangi/memperlancar kecepatan.

        Selain itu bicara kecepatan optimal jg ada faktor luar spt arah n hambatan angin, berat pengendara, teknik pengendara utk memaksimalkan performa mesin jg.

        Saran saya klo anda sekedar performa speed harian pakai oli total hi perf 10w40 dng busi iridium utk vixion. Lbh bagus lg klo jalur pengapian dioptimalkan lg spt pakai koil yg lbh bagus. Pastikan aki jg bagus

        Suka

  5. salam kenal mas jupiter z1 item spoke wheel dr secang. setuju utk oli yamalube baik silver/gold, top speed hanya 100 km/jam lebih dikiit, enak nya jg cm di awal.

    Suka

    1. Hehe udah merasakan ya mas? Tarikan berasa agak berat kan? mesin spt bertenaga setengah hati pake yamalube 😀
      wah dari secang ke wonosobo deket tuh mas, sumonggo mampir 🙂

      Suka

      1. saya pakainya castrol go mas, lumayan murmer. bisa nyampe 110 gas masih sisa, mentok sm nyali hehe.
        mas klo boleh tau busi iridium bosch spek nya apa dan beli di mana?
        sipsip boleh2 mas, klo pas turun mampir jg ke secang mas 😀

        Suka

        1. Castrol go botol putih atau yg gold? Utk spek seri busi bosch + ngk iridium saya sempat tulis di komen blog saya yg berjudul Review oli castrol power 1 di jupiter z1 injeksi coba dcari aja mas drpd saya tulis lg dsini 😀

          Utk busi iridium bosch/ngk/denso saya carinya dbandung & jakarta mas harga dr 70 – 90rban dluar ongkir. Mo order?

          Suka

      2. ada yg gold ya mas? baru nyoba yg putih nih hehe.
        oalah oke mas ini sy lg ubek ubek blog njenengan, jarang ada blogger yg punya z1
        berarti besok kalo mau pesen bisa ke njenengan ya mas? oke, sy ngumpulin dana dulu ya, besok sy tanya2 lagi.
        thanks mas, salam plat AA

        Suka

        1. Yg gold bisa dibaca disini https://kutakhabispikir.wordpress.com/2014/07/09/review-oli-castrol-power-1-10w-40-4t-di-jupiter-z1-injeksi scrolling ke komennya nanti ada info businya. Yg paling mahal iridium denso mas 100rb keatas. Yg paling terjangkau bosch iridium. Nanti saya rencana review terpisah urusan busi iridium ini. Klo mo order nanti bisa saya bantu, mo dkirim k rmh sampeyan ato mau ambil ke wonosobo tempat saya juga bisa. thx mas

          Suka

    1. Faktanya memang itu yg saya lihat di speedometer mas 🙂 dan gir serta rantai masih standard bawaan pabrikan.
      klo ada gopro bisa saya tempel di tali tas dpn dada saya jd bisa terekam 🙂

      Tp itu dng catatan tdk langsung semerta” di jalanan lurus pada catatan saya turunan dan sudut kemiringan jalan berpengaruh, jadi ngejar gravitasi dulu spy dapat akselerasi yang pas sisanya motor akan ikut putaran gas kecepatan pun meningkat. Klo mulai di jalanan lurus datar mentok 130km saja. Sisanya nekat aja.

      Salam.

      Suka

      1. Tp ap it tdk berpengaruh pada mesin jika melebihi dati top speed standar pabrikan apa lgi jup z1 kn msh pake pendingin udara ap krn it sya byk melihat jup sering berasap knalpotnya..
        Klo misalnya vixion r kira2 oli yg cocok biar tarikan ringan dan peformanya dpt pake oli ap dan ap kh hrus ganti busi iridium?

        Suka

        1. Jupi kan blok mesinnya bahan diasil, pistonnya tempa dan usia jupi saya blm genap 1thn plus saya rawat n optimalkan sesuai gaya berkendara saya. Klo motor 4tak ngebul itu jelas ada kebocoran oli dlm blok sehernya kemungkinan besar ada gesekan yg agak parah sampe oli merembes dan ikut kebakar diruang kompresinya.

          Saran saya utk vixion anda bisa coba oli total hi perf 10w40 dan busi iridium. Lbh baek lg koil n tutup busi dganti jg dng yg lbh rapat n lbh stabil menghantarkan arus dr aki.

          Sayangnya vixion ini tipikal mudah panas, kayak jaman saya punya rxz 135cc 😄

          Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s